-->

Ini Dia Asal Mula Virus Ransomware WannaCry

Ini Dia Asal Mula Virus Ransomware WannaCry

Ini Dia Asal Mula Virus Ransomware WannaCry -  Saat ini dunia sedang dihebohkan dengan adanya virus Ransomware WannaCry. Bahkan sudah lebih dari 100 negara di dunia telah menjadi korban serangan virus ransomware ini, termasuk Indonesia.

Virus Ransomware WannaCry ini tergolong sangatlah berbahaya dan juga merugikan semua orang, karena virus ini akan mengunci komputer dan meng-enkripsi data komputer korban sehingga komputer tidak dapat dibuka sampai si korban membayar uang tebusan senilai USD300 atau sekitar 4 jutaan rupiah dalam bentuk Bitcoin ke si pemilik virus.

Lalu, bagaimana asal mula virus Ransomware WannaCry ini? Berikut penjelasannya.

Asal Mula Virus Ransomware WannaCry

Asal Mula Virus Ransomware WannaCry

Virus Ransomware WannaCry atau Wanna Decryptor ini berbeda dengan virus ransomware lainnya yang lebih mengandalkan teknik phising. Teknik phising sendiri merupakan salah satu teknik hacking yang mana si korban harus men-klik sebuah link untuk men-download virus ransomware-nya. Jadi, jika link tersebut tidak di klik, maka komputer tidak akan terinfeksi.

Lain halnya dengan virus Ransomware WannaCry ini, dimana virus ini akan mengeksploitasi atau memanfaatkan celah keamanan sistem operasi Windows, yakni MS 71-010. Virus ini akan melakukan scan pada port 445 (SMB). Jika port ini terbuka atau aktif, maka secara otomatis virus ini akan masuk ke sistem komputer korbannya.

Virus Ransomware WannaCry atau Wanna Decryptor ini diduga dikembangkan dari exploit buatan NSA atau National Security Agency alias Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat. Exploit tersebut merupakan data yang berisi kelemahan sistem dari Microsoft Windows terbaru.

Namun exploit tersebut terekspos saat jaringan NSA di hack oleh kelompok hacker yang bernama Shadow Brokers pada Agustus 2016 lalu. Shadow Brokers pun kemudian mengembangkan exploit tersebut menjadi ransomware. Lalu, menyebarkan secara cepat software perusak tersebut yang diberi nama WannaCry ke seluruh dunia.

Namun kamu tidak perlu khawatir, karena Microsoft telah menganalisis ancaman ini dan sudah menyediakan update patch untuk menutup celah keamanan yang di eksploit virus ini melalui update terbaru yang bisa kamu unduh di Official Microsoft Security TechCenter.

Meski secara statistik serangan virus ini menyasar layanan kesehatan, kita harus tetap tenang dan berhati - hati dalam membuka e-mail dan meng-klik tautan dari sumber yang tidak jelas,

Selain itu, pastikan juga kamu telah melakukan update sistem dengan patch terbaru yang telah disediakan Microsoft dan mengaktifkan fitur automatic update untuk memastikan agar komputer kamu selalu aman. Serta yang tidak kalah penting selalu back-up data - data penting yang kamu miliki.


Referensi :
  • https://jalantikus.com/news/16347/asal-mula-ransomware-wannacry/
  • http://www.jawapos.com/read/2017/05/15/130052/kepala-bin-bocorkan-asal-muasal-menyebarnya-virus-ransomware
  • http://www.bisnis-sm.com/apa-itu-virus-ransomware-wanna-cry-alias-wanna-decryptor/
Labels: Info Menarik

Thanks for reading Ini Dia Asal Mula Virus Ransomware WannaCry. Please share...!

15 Comment for "Ini Dia Asal Mula Virus Ransomware WannaCry"

makasih gan infonya, saya baru tahu tuh, asal mula virus ini

thx gan infonya, jadi tau asal mula virus ransomware. rese emg ni virus-_-

semua yg berkaitan dengan US pasti suka bikin kesusahan orng lain -_-

nah ini, virus yang lagi trend bulan ini.

untung nih virus udh nonaktif

untung virusnya gak masuk safe mode

Iya gan. Biasa tuh gan. Dia kan mau nguasai dunia

manfaat banget artikelnya bisa dijadikan peringatan setiap kita internetan untuk selalu berhati hati dan waspada dengan link link download yang mencurigakan agar kita tidak menjadi korban dari virus virus jahat

Betul nih... sebaiknya jangan download file dari web yang tidak jelas keberadaannya...

Komentar yang menyertakan "link mati, link aktif, mempromosikan barang, menghina, dan sejenisnya" tidak akan di publish dan akan dianggap sebagai SPAM.

*orang bijak pasti meninggalkan komentar pada setiap artikel yang dibacanya

Back To Top